Kanker – Gejala, penyebab, dan pencegahan

Pengertian
Kanker adalah sekelompok besar penyakit yang dapat bermula di hampir semua organ atau jaringan tubuh ketika sel-sel abnormal tumbuh tak terkendali, melampaui batas biasanya untuk menyerang bagian tubuh yang bersebelahan dan/atau menyebar ke organ lain. Proses terakhir ini disebut metastasis dan merupakan penyebab utama kematian akibat kanker. Neoplasma dan tumor ganas adalah nama umum lainnya untuk kanker.

Jenis Kanker
Kanker adalah penyebab kematian kedua secara global, dengan perkiraan 9,6 juta kematian, atau 1 dari 6 kematian, pada tahun 2018. Kanker paru-paru, prostat, kolorektal, lambung, dan hati adalah jenis kanker yang paling umum terjadi pada pria, sedangkan kanker payudara, kanker kolorektal, paru-paru, serviks dan tiroid adalah yang paling umum terjadi pada wanita.

Penyebab
Kanker disebabkan oleh mutasi dalam DNA sel yang menyebabkan sel tumbuh dan berkembang biak secara tidak terkendali. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker meliputi:
Faktor Genetik: Riwayat keluarga kanker dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker.
Paparan Zat Kimia dan Radiasi: Zat kimia seperti asap rokok dan paparan radiasi dapat menyebabkan mutasi DNA.
Gaya Hidup dan Kebiasaan: Kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, diet tidak sehat, dan kurangnya aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko kanker.
Infeksi: Beberapa infeksi, seperti Human Papillomavirus (HPV), dapat meningkatkan risiko kanker tertentu.
Usia: Risiko kanker umumnya meningkat seiring dengan bertambahnya usia.

Gejala
Gejala kanker sangat bergantung pada jenis dan lokasi kanker. Namun, ada beberapa gejala umum yang mungkin dialami oleh individu dengan berbagai jenis kanker:
Kelelahan yang tidak dapat dijelaskan
Penurunan berat badan yang tidak disengaja
Perubahan pada kulit, seperti kuning, kemerahan, atau penggelapan
Nyeri yang persisten atau tidak hilang
Perubahan pada kebiasaan buang air besar atau pola kencing
Benjolan atau penebalan area tertentu pada tubuh
Kesulitan menelan atau indigestion yang berkelanjutan
Perubahan pada tahi lalat, bintik, atau lesi kulit
Batuk atau suara serak yang berkelanjutan

Pencegahan Kanker
Antara 30% dan 50% kematian akibat kanker dapat dicegah dengan memodifikasi atau menghindari faktor risiko utama dan menerapkan strategi pencegahan berbasis bukti yang ada. Beban kanker juga dapat dikurangi melalui deteksi dini kanker dan penanganan pasien yang mengidap kanker. Pencegahan juga menawarkan strategi jangka panjang yang paling hemat biaya untuk pengendalian kanker.
Memodifikasi atau menghindari faktor risiko utama berikut dapat membantu mencegah kanker:
menghindari penggunaan tembakau, termasuk rokok dan tembakau tanpa asap;
menjaga berat badan yang sehat;
makan makanan sehat dengan banyak buah dan sayuran;
berolahraga secara teratur;
batasi penggunaan alkohol;
mempraktikkan seks yang aman;
mendapatkan vaksinasi terhadap hepatitis B dan human papillomavirus (HPV);
mengurangi paparan radiasi ultraviolet;

Referensi:
WHO. Diakses pada 2023. Cancer who.int/health-topics/cancer#tab=tab_2
Kemenkes. Diakses pada 2023. Kanker ayosehat.kemkes.go.id/topik-penyakit/neoplasma/kanker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *